<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dunia Senyum &#187; senyum arab</title>
	<atom:link href="http://alexadin.wordpress.com/category/senyum-arab/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alexadin.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Jul 2009 16:32:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='alexadin.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/8967fb6448ceecc828ab49e522bc12e5?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dunia Senyum &#187; senyum arab</title>
		<link>http://alexadin.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alexadin.wordpress.com/osd.xml" title="Dunia Senyum" />
		<item>
		<title>Keutamaan Bahasa Arab</title>
		<link>http://alexadin.wordpress.com/2009/02/23/keutamaan-bahasa-arab/</link>
		<comments>http://alexadin.wordpress.com/2009/02/23/keutamaan-bahasa-arab/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 00:55:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alexadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[senyum arab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alexadin.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[   diambil dari badar.muslim.or.id
Keistimewaan Bahasa Arab

Bahasa Arab adalah bahasa Al Quran. Allah ta’ala berfirman:  “Sesungguhnya Kami telah menjadikan Al-Quran dalam bahasa Arab, supaya  kalian memahaminya.” (QS. Az Zukhruf: 3)
Bahasa Arab adalah bahasa Nabi Muhammad dan bahasa verbal para sahabat. Hadits-hadits Nabi yang sampai kepada kita dengan berbahasa Arab. Demikian juga kitab-kitab [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alexadin.wordpress.com&blog=4152984&post=66&subd=alexadin&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  diambil dari badar.muslim.or.id</p></blockquote>
<p><strong>Keistimewaan Bahasa Arab</strong></p>
<ol>
<li>Bahasa Arab adalah bahasa Al Quran. Allah <em>ta’ala</em> berfirman:  <em>“Sesungguhnya Kami telah menjadikan Al-Quran dalam bahasa Arab, supaya  kalian memahaminya.”</em> (QS. Az Zukhruf: 3)</li>
<li>Bahasa Arab adalah bahasa Nabi Muhammad dan bahasa verbal para sahabat. Hadits-hadits Nabi yang sampai kepada kita dengan berbahasa Arab. Demikian juga kitab-kitab fikih, tertulis dengan bahasa ini. Oleh karena itu, penguasaan bahasa Arab menjadi pintu gerbang dalam memahaminya.</li>
<li>Susunan kata bahasa Arab tidak banyak. Kebanyakan terdiri atas susunan tiga huruf saja. Ini akan mempermudah pemahaman dan pengucapannya.</li>
<li>Indahnya kosakata Arab. Orang yang mencermati ungkapan dan kalimat dalam bahasa Arab, ia akan merasakan sebuah ungkapan yang indah dan gamblang, tersusun dengan kata-kata yang ringkas dan padat.<span id="more-66"></span></li>
</ol>
<p><strong>Pengaruh Bahasa Arab Untuk Pendidikan</strong></p>
<ol>
<li><strong>Mempermudah Penguasaan Terhadap Ilmu Pengetahuan</strong>Islam sangat menekankan pentingnya aspek pengetahuan melalui membaca. Allah  <em>ta’ala</em> berfirman, <em>“Bacalah dengan nama Rabb-mu yang  menciptakan.”</em> (QS. Al ‘Alaq: l)Melalui bahasa Arab, orang dapat meraih ilmu pengetahuan. Sebab bahasa Arab telah menjadi sarana mentransfer pengetahuan. Bukti konkretnya, banyak ulama yang mengabadikan berbagai disiplin ilmu dalam bait-bait syair yang lebih dikenal dengan <em>nazham</em> (<em>manzhumah</em> atau <em>nazhaman</em>). Dengan ini, seseorang akan relatif lebih mudah mempelajarinya, lantaran tertarik pada keindahan susunannya, dan menjadi keharusan untuk menghafalnya bagi orang yang ingin benar-benar menguasainya dengan baik.
<p>Sebagai contoh, kitab <em>Asy Syathibiyah Fi Al Qiraati As Sab’i Al  Mutawatirati ‘Anil Aimmati Al Qurrai As Sab’ah</em>, adalah matan syair yang  berisi pelajaran <em>qiraah sab’ah</em>, karangan Imam Al Qasim bin Firah Asy  Syathibi. Buku lain yang berbentuk untaian bait syair, <em>Al Jazariyah</em>,  yaitu buku tentang tajwid karya Imam Muhammad bin Muhammad Al Jazari. Dalam  bidang ilmu musthalah hadits, ada kitab <em>Manzhumah Al Baiquniyah</em>, karya  Syaikh Thaha bin Muhammad Al Baiquni. Dan masih banyak contoh lainnya.</p>
<p><strong>2. Meningkatkan Ketajaman Daya Pikir</strong></p>
<p>Dalam hal ini, Umar bin Khaththab berkata, <strong>“Pelajarilah bahasa Arab.  Sesungguhnya ia dapat menguatkan akal dan menambah kehormatan.”</strong></p>
<p>Pengkajian bahasa Arab akan meningkatkan daya pikir seseorang, lantaran di dalam bahasa Arab terdapat susunan bahasa indah dan perpaduan yang serasi antar kalimat. Hal itu akan mengundang seseorang untuk mengoptimalkan daya imajinasinya. Dan ini salah satu faktor yang secara perlahan akan menajamkan kekuatan intelektual seseorang. Pasalnya, seseorang diajak untuk merenungi dan memikirkannya. Renungkanlah firman Allah <em>ta’ala</em>, <em>“Barangsiapa yang menyekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.”</em> (QS Al  Hajj: 31)</p>
<p>Lantaran dahsyatnya bahaya syirik kepada Allah, maka permisalan orang yang melakukannya bagaikan sesuatu yang jatuh dari langit yang langsung disambar burung sehingga terpotong-potong tubuhnya. Demikian perihal orang musyrik, ketika ia meninggalkan keimanan, maka syetan-syetan ramai-ramai menyambarnya sehingga terkoyak dari segala sisi, agama dan dunianya, mereka hancurkan. (<em>Tafsir As Sa’di</em>)</p>
<p><strong>3. Mempengaruhi Pembinaan Akhlak </strong></p>
<p>Orang yang menyelami bahasa Arab, akan membuktikan bahwa bahasa ini merupakan sarana untuk membentuk moral luhur dan memangkas perangai kotor.</p>
<p>Berkaitan dengan itu, Ibnu Taimiyah berkata: “Ketahuilah, perhatian terhadap bahasa Arab akan berpengaruh sekali terhadap daya intelektualitas, moral, agama (seseorang) dengan pengaruh yang sangat kuat lagi nyata. Demikian juga akan mempunyai efek positif untuk berusaha meneladani generasi awal umat ini dari kalangan sahabat, tabi’in dan meniru mereka, akan meningkatkan daya kecerdasan, agama dan etika”. (<em>Iqtidha Shiratil Mustaqim</em>, hlm. 204)</p>
<p>Misalnya, penggalan syair yang dilantunkan Habib bin Aus yang menganjurkan  berperangai dengan akhlak yang baik:</p>
<p><em>Manusia senantiasa dalam kebaikan,</em><br />
<em>selama ia mempunyai rasa  malu</em><br />
<em>Batang pohon senantiasa abadi,</em><br />
<em>selama kulitnya  belum terkelupas</em><br />
<em>Demi AIlah, tidak ada sedikit pun kebaikan dalam  kehidupan,</em><br />
<em>Demikian juga di dunia, bila rasa malu telah hilang sirna </em></p>
<p>Juga ada untaian syair yang melecut orang agar menjauhi tabiat buruk.<br />
Imam  Syafi’i mengatakan:</p>
<p><em>Bila dirimu ingin hidup</em><br />
<em>dengan bebas dari  kebinasaan,</em><br />
<em>(juga) agamamu utuh dan kehormatanmu  terpelihara,</em><br />
<em>Janganlah lidahmu</em><br />
<em>mengungkit cacat  orang,</em><br />
<em>Tubuhmu sarat dengan aib, dan orang  (juga)</em><br />
<em>memiliki lidah. </em></p>
<p>Jadi, bahasa Arab tetap penting, Bahkan menjadi ciri khas kaum muslimin. Seyogyanya menjadi perhatian kaum muslimin. Dengan memahami bahasa Arab, penguasaan terhadap Al Qur’an dan As Sunnah menjadi lebih mudah. Pada gilirannya, akan mengantarkan orang untuk dapat menghayati nilai-nilainya dan mengamalkannya dalam kehidupan.</p>
<p>Diangkat dari <em>Al Atsaru At Tarbawiyah Li Dirasati Al Lughah Al  ‘Arabiyyah,</em> karya Dr. Khalid bin Hamid Al Hazimi, dosen Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah. Majalah jami’ah Islamiyyah, edisi 125 Th. 1424 H. Disalin dari <strong>Majalah As-Sunnah edisi 02/IX/1426H</strong>,  Rubrik Baituna, hal. 05 &#8211; 08.</p>
<p>Disalin oleh badar online dari http://blog.vbaitullah.or.id</li>
</ol>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alexadin.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alexadin.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alexadin.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alexadin.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alexadin.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alexadin.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alexadin.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alexadin.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alexadin.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alexadin.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alexadin.wordpress.com&blog=4152984&post=66&subd=alexadin&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alexadin.wordpress.com/2009/02/23/keutamaan-bahasa-arab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f074f37664575ec24457ef2828b02984?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alexadin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>